Assalammu'alaikum.Wr.Wb.
Resume ini bertujuan untuk memenuhi tugas MPA PGSD
FIP 2015
Oleh :
Nama : Dyah Nur Andhari Yuninghananti
NIM : 1815151633
Telah meresume :
Judul Buku : Totto-chan : Gadis Cilik di Jendela
Pengarang : Tetsuko Kuroyanagi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Januari, 2013 (Cetakan ke-13)
Halaman : 271 halaman
Buku Totto-chan
ini berceritakan tentang seorang gadis cilik yang bernamakan asli Tetsuko
Kuroyanagi. ia-lah yang menulis buku ini. Sejak kecil, ia dipanggil ibunya
dengan panggilan Totto-chan dan ayahnya memanggilnya dengan panggilan Totsky.
Di buku diceritakan kejadian dan peristiwa tentang masa kecil Totto-chan dan
teman-teman serta orang-orang disekitarnya saat Ia masih bersekolah dasar dan
masa ketika Ia sudah besar.
Buku
ini terdiri dari 63 bagian sub-bab yang diakhiri dengan Catatan Akhir dan
Epilog. Dalam sub-bab buku Totto-chan ini diceritakan bahwa ia pernah
dikeluarkan dari sekolah dasar yang pertama karena ia bersikap nakal dan mengganggu
sang guru ketika jam pelajaran berlangsung dengan tingkah anehnya seperti
membuka tutup meja dan memanggil pemusik jalanan. Akhirnya, ia pun harus
berpindah sekolah.
Setelah mencari sekolah
bagi Totto-chan, ibu Totto-chan mengajak dirinya untuk ke sekolah lain dan
mengatakan bahwa ada sekolah yang lebih bagus untukmu. Ibu Totto-chan tidak
pernah mengatakan kepada anaknya bahwa dirinya dikeluarkan dari sekolah
pertamanya. Karena ia takut bila itu dapat mengubah sikap dirinya menjadi tidak
bersemangat dan gugup untuk bersekolah barunya ini. Sekolah baru Totto-chan
dilalui dengan menggunakan kereta api. Nama sekolah tersebut ialah Tomoe
Gakuen. Sekolah ini dikepalai sekolah yang bernama, Sosaku Kobayashi.
Siswa
di Tomoe Gakuen berjumlah 50 orang dari kelas satu hingga kelas enam. Sistem
pembelajaran disekolah ini pun berbeda dari sekolah biasanya. Sosaku Kobayashi,
sang kepala sekolah yang telah berkelana ke Eropa untuk mencari ilmu tentang
pendidikan dan sangat menyayangi anak-anak memang telah menerapkan nya
disekolah sejak tahun 1973.
Di
sekolah ini, Totto-chan dan teman-temannya belajar di gerbong kereta api bukan
diruangan kelas seperti sekolah biasanya. Jam pelajaran disini-pun bebas sesuai
minat masing-masing siswa. Totto-chan-pun merasa sangat senang bersekolah
disini. Ia sangat baik dan perduli kepada teman-temannya yang cacat maupun yang
normal.
Metode
pembelajaran pendidikan yang dilakukan kepala sekolah seperti, menugaskan siswa
membawa bekal untuk makan siang yaitu, sesuatu dari darat dan sesuatu dari
laut. Tidak seperti sekolah biasanya yang menugaskan siswa membawa makanan
bergizi saja. Ini dikarenakan agar siswa tahu apa-apa saja makanan yang bisa didapat
dari laut ataupun darat. Meskipun, makanan yang dibawa cukup sederhana.
Sikap Totto-chan
menjadi tampak lebih baik dan menjadi gadis cilik yang penyayang, penolong, dan
baik hati. Ini dikarenakan sistem pembelajaran pendidikan yang dibangun oleh
sang kepala sekolah, Sosaku Kobayashi.
Dalam metode
pembelajaran pendidikan yang berlaku di Tomoe Gakuen, kita bisa menerapkan pula
di sekolah kita.
Sekian resume buku
Totto-chan : Gadis Cilik di Jendela ini. Semoga kita dapat mengambil manfaat dari
buku ini bagi kehidupan kita. Terimakasih.
Wa'alaikumsalam.Wr.Wb.
